Senin, 23 Januari 2012

My permutations

My permutations
permutations of my poorer antiques
My permutations
permutations which I found very pretty
My permutations
that I pull pull is very attractive

Let me kiss you
Let me hold you
every step you take
every word you say
and every game you play
i’ll be watching you

yes I'm the fool who do stupid
any sense that I felt did not want me to reveal
all I saw of him did not want to show
above all a sense of feeling that I never felt
have or have never been
I just do not know what to do to understand it

I do not want to change anything about it
now you made ​​me this way and often dead-end
I tried to remove the brain ballooning and left
only stone that appeared in my imagination that funny

oh this is just a taste without the owner
can not be seen but very intriguing
you're interesting, but not so pretty
I want to reveal the word antique and unique
but how do I disclose it to you, O queen lighters
This fire has expanded to the corner of a small corner that nobody can see me

Let me kiss you
Let me hold you
every step you take
every word you say
and every game you play
i’ll be watching you
understood about this all my dear
‘Cause my love for you forever, forever, forever, forever

Kamis, 12 Januari 2012

Nyanyian Pagi Untuk Negriku

“selamat pagi.”
Sementara matahari enggan lagi menyapa
Awan malas pada keegoisan makhluk Tuhan
yang ’berakal’.
Angin sudah bosan pada gurauan
Tak senonoh manusia – manusia serakah
Yang berkata :”Eksploitasi dan habisi.”
”Selamat pagi.”
Kepolosannya hilang, tercecer
Seperti harga diri para koruptor
Yang berusaha mereka tampung
Agar tak perlu memungut di jalan

Setidaknya pikir mereka:
”Mencari harga diri dan berkamuflase
bagai bangsawan terhormat
akan lebih tidak terlihat hina
dibanding mencari beras – beras tercecer
seperti para rakyat miskin itu, sebab dunia kan buta!”
jadi jangan salahkan bila alam berdemo
karena mereka telah terlalu muak
diinjak oleh manusia – manusia
bermental binatang
seperti itu.

”Selamat pagi.”
pagi pun heran ketika untuk kesekian kalinya
menyanyikan hal yang sama.
Pagi ini: banyak orang menangis
Banyak pula yang tertawa
Sambil menyeruput kopi
Menikmati berita pagi
Menatap dengan pongah headline
“Ribuan pengungsi menanti bantuan.”

Pagi ini: Banyak orang merayakan kehidupan
Banyak pula yang terseok – seok
Menatap jenazah kaku anak – anaknya
Yang telah mati
Hingga lilin harus bimbang dengan perannya:
Menjadi penghias kue ulang tahun
Atau menjadi cahaya di tengah
Duka atas tindakan malaikat maut

Nyanyian pagi negeriku berubah nada,
Dari apatis dan skeptis
Menjadi keheranan yang begitu membingungkan
Banyak yang mati,
Banyak yang memikirkan diri sendiri
Banyak yang munafik
Hingga Alam mengajukan petisinya
Lewat wasior, lewat merapi
Tapi negeri ini tetap bertahan, ia kokoh
Dan terus seperti itu.
Sebab Tuhan yang menjaganya dari kehancuran
IA tahu bahwa generasi yang lebih baik
Tengah bersiap memulai harinya

Yang suatu saat akan mendepak
Pengacau – pengacau tua yang telah menjadi benalu
Yang suatu saat akan membuat negeri ini
Tak lagi menangis.
Maka tunggulah nyanyian – nyanyian pagi negeriku

Bahwa suatu saat di pagi hari bertahun – tahun berikutnya
Nyanyiannya akan berubah
Menjadi nyanyian kebesaran yang membanggakan.

Rabu, 04 Januari 2012

Nasehat Kepada Anak

Dengarkan tuan ayahanda berperi,
Kepada anakanda muda bestari,
Jika benar kepada diri,
Masihat kebajikan ayahanda beri.

Ayuhai anakanda muda remaja,
Jika anakanda mengerjakan raja,
Hati yang betul hendaklah disahaja,
Serta rajin pada bekerja.

Mengerjakan gubernemen janganlah malas,
Zahir dan batin janganlah culas,
Jernihkan hati hendaklah ikhlas,
Seperti air di dalam gelas.

Jika anakanda menjadi besar,
Tutur dan kata janganlah kasar,
Janganlah seperti orang sasar,
Banyaklah orang menaruh gusar.

Tutur yang manis anakanda tuturkan,
Perangai yang lembut anakanda lakukan,
Hati yang sabar anakanda tetapkan,
Kemaluan orang anakanda fikirkan.

Kesukaan orang anakanda cari,
Supaya hatinya jangan lari,
Masyurlah anakanda dalam negeri,
Sebab kelakuan bijak bestari.

Nasehat ayahanda anakanda fikirkan,
Keliru syaitan anakanda jagakan,
Orang berakal anakanda hampirkan,
Orang jahat anakanda jauhkan.

Setelah orang besar fikir yang karu,
Tidak mengikut pengajaran guru,
Tutur dan kata haru-biru,
Kelakuan seperti anjing pemburu.

Tingkah dan laku tidak kelulu,
Perkataan kasar keluar selalu,
Tidak memikirkan orang empunya malu,
Bencilah orang hilir dan hulu.

Itulah orang akalnya kurang,
Menyangka diri pandai seorang,
Takbur tidak membilan orang,
Dengan manusia selalu berperang.

Anakanda jauhkan kelakukan ini,
Sebab kebencian Tuhan Rahmani,
Jiwa dibawa ke sana sini,
Tiada laku suatu dewani.

Setengah yang kurang akal dan bahasa,
Sangatlah gopoh hendak berjasa,
Syarak dan adat kurang periksa,
Seperti harimau mengejar rusa.

Ke sana ke mari langgar dan rampuh,
Apa yang terkena habislah roboh,
Apa yang berjumpa lantas dipelupuh,
Inilah perbuatan sangat ceroboh.

Patut juga mencari jasa,
Kepada raja yang itu masa,
Tetapi dengan budi dan bahasa,
Supaya negeri ramai temasya.

Apabila perintah lemah dan lembut,
Semua orang suka mengikut,
Serta dengan malu dan takut,
Apa-apa kehendak tidak tersangkut.

Jika mamerintah dengan cemeti,
Ditambah dengan perkataan mesti,
Orang menerimanya sakit hati,
Barangkali datang fikir hendak mati.

Inilah nasehat ayahanda tuan,
Kepada anakanda muda bangsawan,
Nafsu yang jahat anakanda lawan,
Supaya kita jangan tertawan.

Habislah nasehat habislah kalam,
Ayahanda memberi tabik dan salam,
Kepada Orang Masihi dan Islam,
Mana-mana yang ada bekerja di dalam.

(Raja Ali Haji)

Sabtu, 31 Desember 2011

Nyanyian Hatiku

N ada terbalutkan syair tuk ungkapkan satu rasa,
Y akinkan diri… bahwa rasa ini tulus adanya,
A ngan yang selalu berpikir bahwa inilah cinta,
N an selalu hadir saat aku di dekatnya,
Y ang kukagumi… yang kusayangi… dan kini kucintai,
I nikah takdirku… saat adamu senyum ini selalu menghiasi,
A wan cintamu serasa selimutiku dari terik mentari,
N an selalu damaikanku dan inginku kau selalu di hati,
H abiskan waktu hingga terpaku memandangmu,
A sa dan rasaku utuh mengagumimu,
T anpa cinta… hidupku kan serasa hampa,
I ngin kumencinta… dan itu hanya dirimu saja,
K uyakin… takdir kan bicara kau tercipta untukku,
U ntuk temaniku nan selalu hadir saat bahagiaku.

Puisi ini diambil dari Ebook Ketika Hati Berkata

Kamis, 29 Desember 2011

Jejak Yang tertinggal


Bisa jadi kau merasa hidup bagai telur diujung tanduk atau hidup bak tercebur kedalam sebuah sumur walau mnjerit tapi tak satupun orang datang. Ada dua pilihan, diam menunggu sambil berdoa atau berusaha agar bisa keluar dari kesulitan itu sebelum tenggelam & mati sia-sia. Allah menyukai hambaNya yang sabar tawakal dan tak henti berikhtiar. Bergantunglah padaNya walau hanya serupa dahan kering, ia tak akan patah kau pegang.

Didunia ini ada yang namanya hubungan sejati entah dalam persaudaraan, persahabatan, pernikahan ataupun perniagaan. walau pada kenyataanya untuk menjadi sejati tak harus selamanya dalam kebersamaan yang intens. Bila dulu disayang dan selalu didahulukan, barangkali karena kamu memang yang terbaik. Bila kini dijauhi ba.hkan dibenci, maka bercerminlah kenapa banyak orang meninggalkanmu, supaya kau menyadari kekuranganmu.

Bbeberapa orang bersiap bangun dan beraktifitas, sebaliknya ada sebagian lainnya bersiap tidur sesudah waktu subuh. Setiap manusia membawa garis nasibnya sendiri dan kehidupan tidak akan pernah sama bagi siapapun didunia ini. Maka biarkan indah dalam keberagaman sebab kita hidup dengan cara yang berbeda namun menikmati satu cinta yang sama, Cinta dari sang mahaCinta.

Bisakah hidup tanpa harus merasa dan tanpa punya keinginan. membiarkan semuanya terjadi sesuai maunya alam. seperti disaat hari panas dan matahari membakar tubuh. Seperti ketika angin bertiup dan membuat kita terbuai. Atau seperti disaat menyeberangi sungai dan airnya menyejukkan kaki membilasnya hingga bersih. Oo, tak bisakah kita hidup dan membiarkan semuanya terjadi seperti apa adanya saja. tak perlu cemas tak perlu kecew, tak perlu ada penyesalan.
Kutinggalkan jejakku di atas pasir, hingga ia lenyap tersapu bibir samudra, dan kelak tak ada yang kutinggalkan untukmu selain kenangan yang pernah kita rajut ketika masih bersama.

Kupu-kupu bersayap cinta

Bak sebuah kisah cinta yang agung,
pengorbanan akan kesetiaan
dan juga kesabaran
yang dijalani dengan tulus dan sepenuh hati.

Keikhlasan yang tiada terkira
walau ia tahu sejak merayap menjadi ulat
bekerja keras demi hidup
lalu berdiam diri dibalik kepompongnya,
ia mempersiapkan dirinya
untuk mati diantara keindahan yang menyertainya.
Semoga ada yang tertinggal dari jejakmu wahai yang indah.
Karena di dinding hati telah siap ribuan telur yang akan menetas,
dan ia adalah benih cinta yang kau semai dirahim hati.

Hidup bak seekor ulat yang merayap disetiap dahan
dengan gigitan-gigitan kecil hanya untuk selembar daun,
ditengah cibiran dan hujatan
seorang perempuan membungkus harga dirinya dibalik kepompong.

Dalam diam ia mempersiapkan keindahan yang paling sempurna
sehingga orang terpesona akan cantiknya.
Bak seekor kupu-kupu ia memberi warna dunia hingga ajalnya.

Kupu kupu ku cantik kupu kupuku malang
Sore itu ku melihatmu terbang..
indah kepak sayapmu menebar aroma cinta
lembut bagai kapas tertiup angin
mata pun tak lelah melihat tingkahmu…

Kupu kupu ku cantik kupu kupuku malang
kau begitu indah di antara hijau dedaunan
banyak bunga memohon kau singgahi
tuk tebarkan benih benih kasih
semaikan cinta pada dunia……

Kupu kupu ku cantik kupu kupuku malang
Kala aku terpesona melihat elok mu
kuasamu membuatku ingin menangkapmu
kutangkap elokmu ku bidik pesonamu
hingga ada di bingkai indah dinding ku….

Kupu kupu ku cantik kupu kupuku malang
Elok warna mu membuat mu lupa….
kepak pesona mu membuatmu lalai..
hingga akhirnya…aahhhh….kau terjebak pada kejamnya dunia
ada banyak tangan ingin menghentikan mu…..

Kupu kupu ku cantik kupu kupuku malang
Maafkan aku tak kuasa menolong mu
maafkan aku tak bisa memungut mu
maafkan aku yang tak bisa merubah kodrat itu
tapi elok dan pesona mu ada di dinding hatiku……

Senin, 19 Desember 2011

لماذا الجهاد في سبيل العثور على أي شخص هناك؟


عن كل الكوارث هناك الفنانين الذين تخفيف
ولكن من أجل الإسلام لا يوجد له العزاء التي ألمت
حتى بكينا جميعا عندما كانت الكائنات الجامدة
حتى بينما كان المنبر whimpered خشب الساج
A `عابد الذي يقدم إلى الله مرة أخرى الكامل من الصبر
معتدلة من تدفق الدموع على خديه
الآن أصبحت المساجد الكنائس في وقت المغرب
لا شيء في ذلك إلى جانب أجراس وعبور
هذا أمر مؤسف أن ينسى ما مضى
و لا تنسى على الرغم من الوقت ربما قد مرت فترة طويلة...

يا الفرسان الذين يميلون التعب
كما لو كان لديه الطيور في ميدان السباق
يا من الأشخاص مع الهند السيف الحاد
كما لو كان الجمر في ليلة مظلمة الظلام
يا أيها الناس ليتحدث في الجزء الخلفي من نهر الفرح
بلاده المجد والقوة لديهم...

هل تعرف بالفعل أنباء عن الإسلام الآن
كان حقا على المشي مع الدراجين أخبارهم
طلبت بالفعل العديد من القادة للحصول على مساعدة
كانوا سجناء وقتل
لكنه رجل واحد لا تتزحزح
لماذا قطع بعضها البعض في الإسلام بينكم
أنت ، يا من موظفي الخدمة المدنية الله
ما لم النفوس الذين لديهم المثل العظيمة
ما هو ضد وجود مساعد جيد ومدافع عن...

وقد مرحبا الناس للدفاع عن أمة تقسيم العديد من الفئات
لذا ان هاجمهم الوثنية والظلم
بالأمس كانوا ملوكا في قصورهم
الآن أصبحوا في الشك أغلال العبيد
إذا نظرتم في حيرة لا سيسيرون
الإذلال مختلف الملابس لديهم شعر
إذا كنت أراهم يبكون عند المتاجرة
بالطبع كنت الذهول والحزن... غارقة

نعم روب ، وقد تم فصل الطفل والأم
كما ظلت روح بعيدا عن الجسم
ابنة الذي لم ير الشمس مع فتح
كما لو كان قد الماس والأحجار الكريمة
ساقوا الآن الأجانب كعبيد في حين أذل
كانت عيناها بكاء وقلوبنا مليئة عجب
لهذا النوع ذاب مع قلوب الحزن
إذا كان هناك الإسلام حتى والإيمان
ما هو الجهاد هناك لأحد أن يجد وسيلة...

ما تم شغلها منتجع الجنة مع المزخرفة
تحولت الملاك والموظفين والغرف من
هذا اجل الخير لهم الحصول على ووريورز الله
ثم قال sholawat المختار يمنح الامل في الله
في جميع أنحاء تهب الرياح والاهتزازات فروع الأشجار...

Mujahid


Never tired of me, O Mujahid
Because I always right behind you to support you
Do you look back, look forward
In front there are your enemies, the enemies of our Lord
Make them humiliated by your strength
Do not hesitate to remove the bullet from the gun sleeve
Aim right in the heart
Make it die in vain, do not give victory to the allies
Go forward to never give up
Deliver your world
Because the world really is despicable
Truly the Lord is our side of the truth of happiness
Remember your wives afterlife waiting with love
They hummed constantly yearning lyric
Just for you, just for you

When you come home with victory
So do not feel satisfied until you win the religion of Allah is a martyr on the field or do you see it
Two options are beneficial, right?
Who would not like to trade this way?
It was losing money for people who buy the life of the world with the Hereafter
Are not you not so?

You often told me about the beauty of heaven
With a variety of pleasure in it
And I will listen carefully to
How wonderful if we include residents therein
Reaping His good pleasure forever

Mujahid O my ... I've seen you in tears
And once you fell down prostrate
Offer up a prayer
I could not hear her voice muffled by the turmoil because your chest
But I know
It was thundering his match your desire
and you're begging to be defending your brothers from the kuffar Thagut
restore their Izzah

O my beloved ... I always pray for you so that your expectations are met
to be returned to the battlefield was
I am really pleased if it should be two times or even repeatedly abandoned by you
despite my longing has not faded
although I was not yet dry mat because of the large tears longing to expect your present my side
although my days again deserted by his jokes and advice you

even though you no longer lead the prayers my
though you will not see the presence of air breathed life little Mujahid
I'm pleased, I'm really pleased
as long as we allow our Lord met her and gathered in Jannah
for good
If we never see again
So do my seedling love in heaven
In the palace of piety

I smiled when I imagined it expands (paradise)
but I could not hide the nymph-eyed jealousy jelly
who will share your love with me
they were no match for beauty
though you always flatter me every morning and evening
but as you know I was a jealous woman
jiaka guess that attack then I'm remembering your words
"Goddess beauty is second to none but the woman of the world more noble and unparalleled trouble because they serve as the world"
And instantly my heart too cheerful
Ahhh .. you always know how to make me happy

O my idol .... There is no news that I liked better than the news of the martyrdom mu
Therefore, do not stop to expect on his Shahadah
Hopefully God enlarges your way towards him
You do not remember our Lord has said,
"Whoever helps his religion then he would help her anyway"
Be assured that

O my sweetheart .... Do not ever hesitate to leave me again
Do not Think I
Because I do okay
My wife's tough Handzalah
who gave up his evening to fill the coffers of a substitute for Him
will kutopang my life without you
Because now I have been accustomed
You taught me, is not it?
Do not we have been committed from the beginning of the encounter
and when the agreement was pronounced
for building our love on His way
martyr to pick?
We know the world is a temporary encounter
Therefore we ask the eternal encounter
Until you and I can not be separated again by space and time
Allaahumma Amiin

Greetings my longing for you always

'Aisha-mu

azfa syahiidah