Selasa, 30 Mei 2017

Inilah Cara Bisnis Properti agar Berhasil dan Sukses


Ada banyak cara bisnis properti yang bisa dilakukan untuk meraih kesuksesan sebagai pengusaha. Berbisnis properti memang mengasyikkan dan memberikan peluang yang cukup besar untuk meraih keuntungan. Bahkan, ada yang mengatakan bahwa bisnis properti adalah usaha yang menghasilkan uang dengan cepat.

Nilai laba yang diperoleh dari penjualan properti memang cukup tinggi, bisa mencapai lebih dari 30% modal. Padahal nilai penjualan properti sendiri sudah cukup tinggi. Oleh sebab itu, keuntungan yang didapat bisa berjumlah puluhan juta, bahkan ratusan juta rupiah.

Memulai Bisnis dengan Modal Minim
Bagi Anda yang baru memulai berbisnis properti harus belajar dan memahami segala sesuatu tentang bisnis ini. Kebanyakan orang mengira memulai bisnis properti berarti harus menyediakan dana yang cukup besar sebagai modal. Padahal tidak seperti itu, sebab beberapa developer kecil di Jogja dan Solo bisa memulai bisnis ini hanya dengan modal kurang dari 100 juta rupiah.

Untuk memulai awal yang baik, Anda harus memiliki insting bisnis yang kuat. Anda harus bisa mengelola uang dalam jumlah minim untuk menjalankan bisnis besar tersebut. Kenali prospek lahan, material bangunan, dan calon pelanggan. Selain itu tingkatkan juga pelayanan Anda.

Bisnis properti berbeda dengan mengelola bisnis di bidang manajemen, yang menganut teori semakin tinggi keuntungan semakin besar risiko yang dihadapi. Dalam bisnis properti hampir tidak ada risiko kerugian penjualan, justru harga properti akan semakin naik seiring berjalannya waktu. Itu sebabnya, perlu memahami cara mengelola bisnis properti meskipun dengan modal minim.

Cara bisnis properti pemula akan berbeda dengan pengembang yang sudah berpengalaman. Hal ini karena pengembang rofessional sudah mampu bersaing dan memiliki modal besar untuk mengembangkan usahanya. Tapi tidak perlu berkecil hati jika Anda adalah pebisnis pemula. Ikuti beberapa langkah berikut,
1. Pilih jenis properti yang memberikan keuntungan besar, misalnya bidang developer atau investasi.
2. Sebelum benar-benar terjun menjadi pengusaha properti, sebaiknya awali dengan menjadi investor (penanam modal) atau makelar. Ini dilakukan karena pemula perlu banyak belajar mengenai seluk beluk bisnis properti, tidak hanya sekedar teori tapi juga kenyataan di lapangan.
3. Melakukan observasi atau survei kecil-kecilan di daerah yang Anda pilih sebagai lokasi properti akan dibangun.

Dengan tiga langkah tersebut, Anda bisa memulai bisnis properti yang akan dirintis. Kumpulkan keuntungan dari hasil investasi yang sudah Anda lakukan sebagai modal awal membangun usaha properti Anda sendiri.

Membangun Kesuksesan di Bisnis Properti
Membangun bisnis properti paling cocok dilakukan di tempat keramaian yang dekat dengan fasilitas umum, seperti rumah sakit, sekolah, pasar, atau tempat perbelanjaan. Lebih baik lagi jika lokasi properti tersebut berada dekat dengan sarana transportasi, seperti terminal, bandara, atau halte bus umum.

Hanya saja harga lahan di lokasi ramai seperti itu sangat tinggi. Jadi Anda harus benar-benar mempertimbangkan properti yang akan dibangun. Siapa yang akan menjadi calon konsumen dan bagaimana cara pembayarannya?

Properti dengan harga yang mahal tentu hanya bisa dibeli orang-orang dari kelas menengah ke atas. Jadi Anda harus membangun properti yang sesuai dengan selera masyarakat kelas atas tersebut.
Tidak hanya itu, Anda juga harus memperhatikan masyarakat sekitar. Lingkungan sosial juga sangat penting untuk kenyamanan penghuni rumah baru sebagai pendatang di lingkungan tempat tinggal tersebut. Jadi sebelum mulai menjalankan cara bisnis properti yang sudah dipelajari, siapkan dana, mental, dan pengetahuan serta prediksi segala risiko yang akan dihadapi.

Cara Bisnis Properti


EmoticonEmoticon