Rabu, 07 Juni 2017

Cara Menjadi Broker Profesional Dalam Bisnis Jual Beli Tanah


Jika Anda ingin menjadi seorang broker profesional dalam dunia bisnis properti, tentunya Anda akan bertemu dengan tantangan untuk menjual tanah kosong alias lahan kosong. Sangatlah berbeda dengan menjual berbagai macam properti seperti perumahan, ataupun apartemen, pabrik, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, beberapa tips berikut ini mungkin bisa bermanfaat untuk Anda mengenai solusi tepat agar bisa menjadi broker profesional di bidang pertanahan. Berikut paparannya:

Dapatkan kejelasan informasi tentang status dokumennya
Menjadi seorang broker profesional bisnis properti di bidang pertanahan tentunya hal utama yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu adalah status dokumennya. Untuk tanah sangat sensitif sekali dibandingkan dengan Anda menjual perumahan, karena masih banyak di Indonesia yang masih menggunakan status di bawah sertifikat, sehingga perlu banyak penelusuran yang mesti Anda lakukan. Karena, jangan sampai penelusuran Anda mentah alias kurang maksimal sehingga ketika selesai kepada transaksi semuanya akan gagal total dan hanya menghasilkan perjalanan waktu yang kosong.
1.             Jika statusnya sertifikat, perhatikan terlebih dahulu keabsahannya jangan sampai sertifikat tidak sesuai dari apa yang ada di BPN, atau bisa jadi berupa tanah waris sehingga Anda perlu menelusuri kembali ahli waris tersebut aman apa tidaknya.
2.             Jika masih berbentuk AJB, segera cek ke kelurahan setempat untuk mempertanyakan statusnya yang bisa ditingkatkan kepada sertifikat. Untuk AJB ini sebenarnya tidak begitu sulit asalkan pemiliknya masih hidup, dan Anda bisa mengajak calon buyer untuk langsung cek BPN via notaris.
3.             Jika statusnya GIRIK, segera cek terlebih dahulu kepada kelurahan atau desa setempat untuk bisa di cek kebenarannya serta apakah benar bisa menjadi tanah yang berstatus sertifikat atau tidak. Karena ada yang dianggap pemilik tanah aman, namun dianggap kelurahan adalah status bermasalahn sehingga tidak akan sampai beres masalah tersebut mencapai tingkat status sertifikat. Dengan demikian, Anda akan semakin percaya diri untuk menjualnya atau ketika hal tersebut bermasalah maka hindari untuk menjualnya karena akan menghabiskan waktu percuma.

Mengenal informasi tanah dan lingkungannya
Nah, tips berikut ini pun terkadang para broker lupa bahwa jual beli tanah yang diperlukan seorang pembeli adalah informasi yang tepat dan akurat. Informasi tanah yang Anda akan jual harus diketahui dulu bisa diperuntukannya untuk apa saja, jika bingung Anda bisa datang ke BPN untuk dicek status lahan dilokasi tersebut apakah bisa untuk membuat apartemen, hotel, atau pabrik, dan lain sebagainya. Bahkan untuk pabrik pun Anda harus tahu beberapa hal karena ada status pabrik yang diperbolehkan pemerintah hanya hanya untuk gudang atau konveksi tanpa limbah, ada pula yang diperbolehkan membuang limbah. Informasi itulah yang harus Anda lakukan sebagai broker profesional agar dipercaya oleh para calon buyer, bahkan bisa jadi suatu saat nanti para calon buyer akan menjadi langganan Anda.

Kemudian berbicara kepada lingkungan, status lingkungan disana pun harus Anda kenal secara garis besarnya. Karena jika Anda ingin mendapatkan pelanggan calon buyer, maka bergeraklah terlebih dahulu informasi mengenai lingkungan apakah nyaman tidak banyak preman atau lain sebagainya. Dengan demikian para buyer akan sangat suka dan menjadi kepercayaan penuh kepada Anda sebagai broker profesional.

Demikian tips singkat di atas mengenai seluk beluk yang perlu Anda ketahui jika ingin menjadi broker yang profesional di bidang pertanahan. Keuntungan yang besar maka sangatlah wajar jika Anda harus mengawali dengan keahlian yang tinggi, semoga ulasan mengenai bisnis properti bidang tanah ini bisa berguna untuk Anda.
Cara Bisnis Properti


EmoticonEmoticon